Ada
seorang pria yang memiliki kekasih yang sangat dicintainya dengan
sepenuh hati. Apapun dilakukan demi menunjukkan rasa cintanya pada
permata hatinya ini. Suatu saat, pria ini berkata kepada kekasihnya,
“Kekasihku, aku akan memberikan apapun yang kamu minta, asalkan aku
menilai hal itu baik buatmu. Karena aku tidak ingin melihat engkau
kecewa dengan pilihanmu yang salah”.
Selang beberapa hari, apa yang
ditakutkan oleh pria ini benar-benar terjadi. Ada 2 orang penjahat yang
merampas kalung itu saat kekasihnya sedang mengendarai motor. Kalung itu
pun terampas dan wanita ini terjatuh dari motornya. Mendengar berita
ini, si pria langsung menemui kekasihnya, membawanya pulang dan
mengobati lukanya. Dengan menangis, pria ini berkata, “Mengapa engkau
tidak mau menuruti kata-kataku? Engkau mendapat celaka seperti ini, aku
merasa sepuluh kali lebih sakit daripadamu”. Wanita ini menangis, dia
menyesal dan berkata, “Maafkan aku, aku bersalah padamu karena tidak
mendengar perkataanmu dan menuruti keinginanku sendiri. Aku menyesal.
Maukah engkau memaafkan aku?”. Dengan penuh cinta kasih pria ini memeluk
kekasihnya dan berkata, “Aku memaafkanmu sejak tadi. Aku bahagia karena
aku bisa memelukmu dalam keadaan engkau masih hidup. Mulai sekarang,
turutilah perkataanku karena aku tidak pernah akan membiarkanmu celaka”.
Kekasihnya mengangguk dan mereka menangis bahagia…
SOBAT.. Bukankah cerita itu mirip dengan
hidup kita sehari-hari yang kita lewati bersama TUHAN? Tuhan adalah
pria itu dan kita adalah sang wanita. Ketika awal kita mengenal DIA,
kita berkobar-kobar dan melalui setiap detik dalam hidup dengan bahagia.
Tetapi dengan berjalannya waktu, saat kita menginginkan sesuatu dan
memohon padaNYA, seringkali permohonan kita tidak sesuai dengan kehendak
TUHAN. Tapi kita terus memaksa dan merengek seperti anak kecil. Saat
TUHAN benar-benar mengabulkan permohonan kita, belum tentu itu baik buat
kita. Malah bisa-bisa kita kecewa karena menuruti keinginan kita
sendiri. Saat itu terjadi, barulah kita ingat padaNYA, kita menyesal dan
minta ampun.
Beruntunglah karena kita memiliki ALLAH
yang Maha Pengampun. Dia tidak pernah menolak bila kita memohon ampun
atas semua kesalahan dan kekerasan hati kita.
TUHAN tidak pernah meninggalkan kita.
Tetapi seringkali kita yang meninggalkanNYA. Dan apa yang DIA lakukan?
Denga sabar DIA menunggu kita kembali padaNYA.
SOBAT, ingatlah :
Saat kita berhenti melangkah jauh dariNYA, maka DIA tersenyum…
Saat kita menoleh padaNYA, maka DIA tertawa…
Saat kita berbalik padaNYA, maka DIA membuka kedua tanganNYA…
Saat kita melangkah 1 Langkah ke arahNYA, maka DIA akan BERLARI 1000 LANGKAH MENGHAMPIRI KITA….
SUNGGUH CINTA-NYA PADA KITA TAK PERNAH BERKESUDAHAN
sumber: Renungan Harian.com
Saat kita menoleh padaNYA, maka DIA tertawa…
Saat kita berbalik padaNYA, maka DIA membuka kedua tanganNYA…
Saat kita melangkah 1 Langkah ke arahNYA, maka DIA akan BERLARI 1000 LANGKAH MENGHAMPIRI KITA….
SUNGGUH CINTA-NYA PADA KITA TAK PERNAH BERKESUDAHAN
sumber: Renungan Harian.com
How to find a slot machine in San Jose – Updated 2021
BalasHapusYou need to click on the 전주 출장마사지 “Cashier” button and 오산 출장샵 enter your password. Click on the "Cashier” 포항 출장안마 option to download the casino 안양 출장샵 software and 여주 출장샵