Menyambut hari kelahiran Sang Juruslamat yaitu Yesus maka saya akan memberikan
sedikit tentang pengertian dan beberapa pertanyaan bahwa sebenarnya Yesus itu siapa? Mungkin anda bertanya-tanya atau juga berpikir apa maksud dari judul artikel ini. Tetapi disini saya akan memberikan penjelasan mengenai Yesus berdasarkan apa yang saya rasakan dalam hidup saya. Orang-orang non-kristen mengatakan Yesus hanya manusia biasa. Anak seorang tukang kayu. Sedangkan umat Kristiani mengimani bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat mereka.
Saya beritahukan kepada anda bahwa semua
yang dikatakan orang-orang itu benar adanya. Mengapa saya mengambil
kesimpulan seperti itu. Diartikel ini saya akan menjelaskan secara
singkat tentang Yesus :
Yesus seorang Manusia.
Mempunyai
tubuh yang terdiri dari darah dan daging serta bernafas diatas bumi
ini, Mencerminkan Yesus adalah seorang manusia. Namun kelahiran-Nya yang
ajaib, tidak melalui hubungan biologis membuat perbedaan pada diri
Yesus. Karena maria, ibunya mengandung dari Roh Kudus. Yaitu Roh Allah
yang Maha Suci telah menjelma menjadi ciptaan-Nya untuk menyelamatkan
manusia. Mungkin anda berpikir ini seperti dalam cerita dongeng. Tetapi
coba anda telaah baik-baik. Memang Yesus bisa makan, minum, tidur,
marah, menangis dan semua yang dilakukan manusia dapat Yesus perbuat.
Tetapi itu semua adalah rencana Allah untuk memperbaiki hubungan yang
putus selama ratusan tahun, setelah Adam jatuh kedalam dosa. Dikatakan
dalam Yohanes
3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah
mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya
kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Hubungan yang terputus itu menyebabkan manusia dan Tuhan menjadi sangat
jauh. Yesuslah yang dapat menyambung kembali tali yang putus itu.
Dengan kematian-Nya dikayu salib, membuat hubungan itu kembali terjalin.
Bukankah itu merupakan anugerah.. kasih Allah yang telah lama hilang,
akhirnya kita dapatkan kembali didalam diri Yesus Kristus. Dia adalah
manusia, namun manusia yang dapat memberikan keselamatan bagi kita,
melalui pengorbanannya dikayu salib. Agama lain menentang penyaliban
Kristus. Dikatakan bahwa sewaktu Yesus disalib, tubuh-Nya digantikan
dengan yudas iskariot. Saya katakan kepada anda, sia-sialah iman
kepercayaan Kristen, apabila Yesus tidak disalib. Sebab Penyaliban
Kristus itu sangat penting bagi Kekristenan. Saya seorang Kristen.
Tetapi saya akan berpindah agama jikalau Yesus tidak mati dikayu salib.
Yesus disalib untuk menebus dosa manusia, merebut manusia dari tangan
kekuasaan iblis. Karena iblis telah menguasai dunia ini. Namun dengan
kematian-Nya di kayu salib, Yesus merebut kunci maut dari tangan bapa
segala orang pembohong itu. Juga melalui Penyaliban, membuka pintu untuk
manusia kembali dekat dengan Allah. Semuanya itu dapat terjadi hanya
dengan anda percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat anda.
Bukankah itu sesuatu hal yang indah, yang diberikan Tuhan kepada kita.
Kita tidak perlu mengumpulkan amal, pahala, serta kebaikan
sebanyak-banyaknya agar selamat. Sebab Allah yang penuh kasih telah
memberikan keselamatan kepada manusia secara Cuma-Cuma berdasarkan kasih
karunia Allah. Asalkan kita mengikut Yesus dan berpegang teguh kepada
firman-Nya, kita pasti selamat (masuk surga). Saya tidak menghasut anda,
hanya berpikirlah secara logika, manusia mana yang dapat memberikan
keselamatan yang pasti dan bukan mudah-mudahan. Bahkan tidak ada satu
nabipun yang dapat berbuat demikian. Hanya melalui Yesus kristuslah
semua itu dapat terwujud. Yesus berkata didalam Yohanes
14:6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak
ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
Sekarang semua terserah anda apakah anda percaya atau tidak. yang pasti
Yesus sudah membuka jalan, tinggal apakah anda mau berjalan kesana.
Yesus sebagai Tuhan.
Dikatakan dalam Yohanes 1:1. Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
Ayat tersebut menceritakan bahwa Yesus berasal daripada Allah yang
hidup. Dia ada sebelum dunia diciptakan, BAHKAN DICIPTAKAN OLEH DIA.
Karena dunia diciptakan oleh firman Allah dan Yesus adalah Firman Allah
yang hidup Yang telah menjelma menjadi manusia. Setiap perkataan yang
ucapkan oleh Yesus berasal dari Allah. Anda pasti berpikir bagaimana
mungkin Perkataan Allah
bisa menjelma menjadi manusia.
Air yang dapat berubah menjadi es dan uap pasti saudara percaya. Padahal kedua wujud itu berasal dari satu bentuk yaitu benda cair. Apakah itu tidak mungkin bagi Allah yang Maha Kuasa. Yang dapat melakukan segalanya. Di point satu telah saya uraikan tentang rencana Allah menyelamatkan umat manusia dari keterpurukan dosa (cengkraman iblis). Serta membangun kembali jembatan yang rusak akibat dosa yang dilakukan Adam didalam taman eden. Dalam melaksanakan rencana-Nya itu, Allah tidak bisa langsung turun kedalam dunia dan membebaskan manusia. Tidak.. karena kalau Allah melakukan hal itu maka dunia dan seisinya akan hancur. Dikatakan dalam Kitab Suci Alkitab suara-Nya bagaikan Guruh yang menggelegar dan kilat yang menyambar-nyambar. Juga dikatakan dalam Alkitab bahwa bumi merupakan pijakan kaki-Nya. Jalan satu-satunya untuk dapat melaksanakan rencana-Nya adalah dengan menjelma menjadi manusia. Allah yang besar itu demi menyelamatkan manusia turun kedunia dalam rupa anak manusia, agar kita tidak binasa. Bukankah itu merupakan hal termanis yang pernah anda dengar. Yesus rela dicambuk, dicaci maki, dihina, dianiaya, dan disalibkan demi kesalahan (dosa) kita. Yesus sebagai pengganti korban penebusan dosa–dosa anda dan saya. Padahal Dia tidak melakukan satu kesalahan pun. Bahkan hanya Dia satu-satunya manusia didunia ini yang tidak pernah berbuat dosa. Pengorbanan-Nya yang besar membuat setiap orang yang percaya kepada-Nya sebagai Tuhan dan Juruselamat akan memperoleh keselamatan yang kekal yang daripada Allah. Tidak ada pemaksaan dalam hal ini. Sebab Allah bukan Tuhan yang pemaksa. Dia tidak ingin manusia menyembah Dia dengan keterpaksaan, agar bisa selamat, agar tidak disiksa diapi neraka. Yesus tidak mau seperti itu. Yesus ingin agar manusia menyembah Dia dengan kasih dan dengan sepenuh hati tanpa paksaan atau ketakutan hidup setelah mati. Ada dua hukum yang diutarakan Yesus. Pertama kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dan dengan segenap akal budimu. Kedua kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Ayat itu merupakan kunci dari seluruh kitab para Nabi.
SEMOGA BERMAKNA, TUHAN YESUS MEMBERKATI....!
Air yang dapat berubah menjadi es dan uap pasti saudara percaya. Padahal kedua wujud itu berasal dari satu bentuk yaitu benda cair. Apakah itu tidak mungkin bagi Allah yang Maha Kuasa. Yang dapat melakukan segalanya. Di point satu telah saya uraikan tentang rencana Allah menyelamatkan umat manusia dari keterpurukan dosa (cengkraman iblis). Serta membangun kembali jembatan yang rusak akibat dosa yang dilakukan Adam didalam taman eden. Dalam melaksanakan rencana-Nya itu, Allah tidak bisa langsung turun kedalam dunia dan membebaskan manusia. Tidak.. karena kalau Allah melakukan hal itu maka dunia dan seisinya akan hancur. Dikatakan dalam Kitab Suci Alkitab suara-Nya bagaikan Guruh yang menggelegar dan kilat yang menyambar-nyambar. Juga dikatakan dalam Alkitab bahwa bumi merupakan pijakan kaki-Nya. Jalan satu-satunya untuk dapat melaksanakan rencana-Nya adalah dengan menjelma menjadi manusia. Allah yang besar itu demi menyelamatkan manusia turun kedunia dalam rupa anak manusia, agar kita tidak binasa. Bukankah itu merupakan hal termanis yang pernah anda dengar. Yesus rela dicambuk, dicaci maki, dihina, dianiaya, dan disalibkan demi kesalahan (dosa) kita. Yesus sebagai pengganti korban penebusan dosa–dosa anda dan saya. Padahal Dia tidak melakukan satu kesalahan pun. Bahkan hanya Dia satu-satunya manusia didunia ini yang tidak pernah berbuat dosa. Pengorbanan-Nya yang besar membuat setiap orang yang percaya kepada-Nya sebagai Tuhan dan Juruselamat akan memperoleh keselamatan yang kekal yang daripada Allah. Tidak ada pemaksaan dalam hal ini. Sebab Allah bukan Tuhan yang pemaksa. Dia tidak ingin manusia menyembah Dia dengan keterpaksaan, agar bisa selamat, agar tidak disiksa diapi neraka. Yesus tidak mau seperti itu. Yesus ingin agar manusia menyembah Dia dengan kasih dan dengan sepenuh hati tanpa paksaan atau ketakutan hidup setelah mati. Ada dua hukum yang diutarakan Yesus. Pertama kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dan dengan segenap akal budimu. Kedua kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Ayat itu merupakan kunci dari seluruh kitab para Nabi.
SEMOGA BERMAKNA, TUHAN YESUS MEMBERKATI....!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar